Global Business & IT Solution

Kinerja Pemerintahan Ditunjang Melalui Sistem Informasi Manajemen

Sistem Informasi Layanan Administrasi Kependudukan

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

Sistem Informasi Layanan Administrasi Kependudukan adalah sebuah aplikasi berbasis web yang berfungsi sebagai alat bantu bagi petugas di jajaran Pemerintah Daerah khususnya Dinas Kependudukan dalam menyelenggarakan layanan kependudukan.

Adapun layanan yang diberikan kepada masyarakat adalah penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diperlukan oleh pemohon.

Visi Pengembangan Sistem

  • fOtomatisasi Administrasi
    Infrastruktur Sistem Informasi Administrasi di Kantor Dinas Kependudukan Menghubungkan seksi-seksi / sub-bagian pada Dinas Kependudukan dan kantor-kantor kecamatan secara online dalam proses layanan.
  • Otomatisasi Teknis
    Penomoran dan Pengkodean KK dan KTP dalam Layanan Administrasi Kependuduan diperoleh dari sistem database yang terintegrasi dan otomatis

Manfaat Sistem

  • Tercapainya tertib administratif Kependudukan
  • Tercapainya efisiensi dan efektivitas dalam layanan publik (short time  response)
  • Prosesnya data dan informasi cepat, akurat dan cermat, baik internal  Pemda, maupun eksternal (interdept)
  • Terbangunnya landasan bagi pengembangan sistem di masa yang akan datang menuju integrasi secara menyeluruh
  • Tercapainya  Good Corporate Governance dalam public services di Dinas Kependudukan

Keunggulan Sistem

  • Just on-time scenarios     >    untuk kebutuhan pengembangan
  • Multi-platform         >     client dapat dijalankan di atas pelbagai platform IT
  • Scalable – expandable     >     mudah untuk dikembangkan pada skala penggunaan yang lebih luas serta
  • Open system         >     dapat diintegrasikan dengan sistem-sistem lain yang sudah ada
  • User’s Friendly         >     alat bantu yang mudah dan sederhana  cara pengoperasiann

Desain Konsep

  1. Ajuan Permohonanajuan-permohonan
  2. Pembayaran ke kas daerah
    pembayaran-ke-kas
  3. Persetujuan Permohonan
    persetujuan-pemohon
  4. Penerbitan Berkas
    penerbitan-berkas
  5. Pengambilan Berkas
    pengambilan-berkas

Untuk info lebih lengkap, sillahkan download  file Presentasi disini

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Manajemen Satu Atap

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

Adalah sistem layanan Pemerintah Kabupaten Karimun yang mengintegrasikan 8 (delapan) layanan kepada masyarakat.
Layanan-layanan yang terdapat dalam SIMTAP ini adalah :

  1. Layanan KTP
  2. Layanan KK
  3. Layanan Akte Kelahiran
  4. Layanan Akte Perkawinan
  5. Layanan Akte Perceraian
  6. Layanan Akte Kematian
  7. Layanan Izin Gangguan (H.O.)
  8. Layanan Izin Reklame
  9. Layanan Izin Lokasi
  10. Layanan Izin Mendirikan Bangunan (I.M.B.)
  11. Layanan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  12. Layanan Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  13. Layanan Tanda Daftar Industri Kecil (TDI)
  14. Layanan Izin Apotik
  15. Layanan Izin Toko Obat
  16. Layanan Izin Galian C
  17. Layanan Izin Pameran Insidentil
  18. Layanan Izin Pariwisata

Selain ke-8 layanan di atas, SIMTAP ini juga menyediakan fasilitas Kas, dimana semua proses pembayaran yang dilakukan di Kantor UPT Karimun disentralisasikan.
Bagi pejabat Pemda Karimun : Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, dapat langsung memantau tingkat layanan dari aparatnya di lapangan. Melalui SIMTAP ini dapat segera dipantau berapa jumlah pendaftar dari setiap layanan, status permohonan setiap layanan, waktu penyelesaian setiap permohonan, dan juga pendapatan yang masuk.

Mekanisme layanan SIMTAP ini dibagi dalam 5 loket pelayanan dan 1 loket kas pembantu, dengan pembagian layanannya sebagai berikut:

Loket 1 merupakan Layanan Kas Pembayaran (IMB, HO, TDP)
Loket 2 terdiri atas Layanan IMB dan SIUJK.
Loket 3 terdiri atas Layanan Izin Lokasi.
Loket 4 terdiri atas Layanan Izin Gangguan (HO).
Loket 5 terdiri atas Layanan Izin Reklame
Loket 6 terdiri atas Layanan SIUP, TDI dan TDP

Aplikasi SIMTAP ini, sesuai dengan kebutuhannya, dirancang dengan berbasiskan web dan dapat diakses oleh setiap pemakai dengan hanya menggunakan browser Internet Explorer versi 5 ke atas.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Akademik

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

Sistem ini kami rancang dengan konsep mudah dan friendly. Contohnya; jika anda masuk ke modul Input Kartu Rencana Studi, maka dalam form tersebut semua yang terhubung dengan KRS, baik itu pengisian, laporan KHS, Transkrip Nilai Keseluruhan semester, serta grafik perkembangan mahasiswa bersangkutan dalam diakses dalam satu form (One Form For All). Kami menawarkan untuk membangun 4 modul Sistem Informasi Akademik.

  1. Sistem Informasi Akademik
    • Dosen; Membantu mengorganisir informasi dosen,
      • setup dosen;
      • riwayat pendidikan;
      • Transaksi matakuliah yg diasuh yang diinput tiap semester berjalan. Transaksi ini berhubungan dengan modul Input Rencana Studi yang mana data/matakuliah serta dosen yang ditawarkan hanya yang terdaftar di modul ini tiap semester berjalan.
      • Penginputan Nilai; ditawarkan 2 (dua) jenis pengisian Nilai, yaitu pengisian kumulatif (per Dosen dan per kelas) dan per Mahasiswa.
      • dan informasi lainnya.
    • Mahasiswa
      • Setup Data Mahasiswa
      • Transaksi Aktifivitas Akademik Mahasiswa
      • Transaksi Aktivitas Non Akademik
      • Perkembangan Studi Mahasiswa
      • Pengambilan Kartu Rencana Studi,
      • Laporan Kartu Hasil Semester, Transkrip Nilai, dll.
      • Transaksi Mahasiswa Non Aktif.
      • Dan modul lainnya.
    • Mata Kuliah
      • Setup Matakuliah, dll
    • Informasi Lain-lain
      • Data penunjang yang terdiri dari : Fasilitas Penunjang Akademik, Kapasistas Mahasiswa Baru, Penelitian/Publikasi Dosen, Pengabdian pada Masyarakat.
      • Data untuk World Class University; Pendataan Mahasiswa Asing dan Beasiswa, Kerjasama dengan Perguruan Tinggi dalam negeri/ luar negeri. Sarana dan Sarana Perguruan Tinggi.
      • Visi Misi Perguruan Tinggi/Institut.
      • Pendataan Pimpinan, Teknisi, Laporan dan lainnya.
      • Laporan Peringkat Indeks Prestasi Sementara dan Indeks Prestasi Kumulatif.
      • Laporan Jumlah Mahasiswa yang diasuh oleh Dosen per Matakuliah dan per Kelas pada semester berjalan.
      • SK Mengajar; modul ini dapat mencetak SK Dosen yang mengajar semester berjalan.
  2. Sistem Pembayaran/Keuangan; Dengan sistem ini pencatatan pembayaran dilakukan melalui modul ini yang diharapkan dapat terintegrasi dengan sistem yang lain. Misalnya hanya mahasiswa yang telah membayar dan tercatat dalam modul sistem pembayaran yang dapat mengisi KRS/berbelanja mata kuliah. Sistem ini juga dapat memberikan informasi buat pihak yang berkepentingan untuk memantau pembayaran.
  3. Sistem Pelaporan Untuk Kopertis/ Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED) yang telah dikembangkan oleh Direktorat Akademik. dengan sistem ini kami menawarkan pelaporan otomatis (tinggal mencetak) yang dibutuhkan oleh pihak Kopertis atau pihak lain yang kepentingan.
  4. Modul SMS Gateway Akademik; Modul ini membantu mahasiswa, dosen, yayasan maupun pihak yang membutuhkan informasi secara cepat melalui SMS (Short Message Service). Misalnya : mahasiswa yang ingin mengetahui IPS/IPK secara cepat. Mahasiswa juga dapat mengambil mendaftar/belanja matakuliah secara cepat via SMS, mencari alamat dosen dan fungsi-fungsi lain yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan.

Dan masih banyak lagi yang lain, sesuai dengan kebutuhan dan aturan-aturan akademik pada tiap institusi/sekolah tinggi/universitas.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Pendidikan

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

Modul-modul yang tersedia diantaranya :

  • Master Data Umum
  • Master Data Buku Pelajaran
  • Pendaftaran Guru
  • Rencana Pengajaran
  • Kartu Hasil Studi Siswa Per Semeter
  • Administrasi Keuangan Sekolah
  • Bank Soal (NAMK Soal)
  • Laporan Kegiatan Belajar
  • Global Setup
  • Master Data Pelajaran (KURIKULUM)
  • Pendaftaran Siswa
  • Pelaksanaan Pengajaran
  • Kenaikan Kelas dan Master Data Report
  • Perpustakaan
  • Koresponden (surat-Menyurat)
  • Master Data Organisasi

Ditulis dalam Software | Bertanda: , | 2 Komentar »

Sistem Informasi Akuntansi

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

Sistem Keuangan Pusat yang terintegrasi dalam satu kesatuan gabungan antara lain :

  • Transaksi dan Klasifikasi  SPTB, SPP (UP, GU, TU, LS), SPM, DP SPM, SP2D (UP, GU, TU, LS), maupun Pajak.
  • Laporan (Posting, Pembukuan, Pagu, Realisasi, Pengawasan;
  • Berbaga Referensi Pendukung: Buku Kas Umum, Buku Kas Tunai, Buku Bank, Buku Pengawasan, Kegiatan, MAK, KPPN, Pajak, Pegawai, Rekanan, kontrak, dan Persekot

Sistem Keuangan Daerah yang terintegrasi dalam satu kesatuan gabungan antara lain :

  • Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD);
  • Moduk Anggaran;
  • Modul Akuntansi dan Pelaporan.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Keuangan Daerah

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

SELAYANG PANDANG

Aplikasi ini dikembangkan sesuai kaidah-kaidah yang terkandung dalam Pernyataan Standar Akuntasi Pemerintahan (PSAP) berdasarkan PP 24 Tahun 2005 yang disusun oleh KSAP (Komite Standar Akuntansi Pemerintahan)

Sumber dokumen / entitas yang digunakan merupakan hasil keluaran penatausahaan yang ditatausahakan berdasarkan Permendagri No. 13 Tahun 2006 dan refisi atas peraturan tersebut yakni, Permendagri No. 59 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sumber data anggaran yang direalisasikan menggunakan Aplikasi SIKD ini merupakan susunan anggaran (APBD) yang disusun berdasarkan Permendagri No. 30 Tahun 2007 tengan Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2008.

***

Pencatatan Jurnal Pendapatan dan Belanja didasarkan atas entitas real dokumen dimana pendapatan di jurnal berdasarkan input form STS, belanja menggunakan form SP2D dan belanja SPJ berdasarkan form input BKU.
Dengan menyembunyikan cara kerja penjurnalan (input transaksi), sistem secara otomatis telah membuatkan jurnal ? buku besar ? buku bantu ? dan seluruh reporting akhir seperti :

  • Laporan Semesteran
  • Laporan Realisasi Anggaran
  • Laporan Kerangka Penjabaran
  • Laporan Rekapitulasi Belanja Daerah
  • Laporan Penjabaran Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah
  • Work sheet ( Kertas Kerja )
  • Neraca
  • Laporan Jurnal Pendapatan dan Belanja
  • Laporan Buku Besar, Buku Bantu dan Buku Kendali Per Program Per Kegiatan

Entitas yang dimasukkan berdasarkan dokumen bendahara inilah sehingga Aplikasi dapat mengeluarkan dokumen SPJ Bendahara Pengeluaran – Fungsional dan SPJ Pendapatan (Bendahara PeSoftware Perencanaan dan PenganggarannSoftware Perencanaan dan Penganggaranerimaan),
Laporan BKU (Buku Kas Umum),
Laporan Rekapitulasi Pajak dan berbagai dokumen Bendahara lain yang digunakan.

- – -
Keuntungan cara penjurnalan menggunakan metode transaksional ini maka kiranya pantas jika Aplikasi ini digunakan oleh seorang yang bukan akunting sekalipun. Atau justru dengan Aplikasi ini dapat memberi pengantar untuk mempelajari tata laksana akuntansi dan pelaporan sektor publik dalam hal ini pengelolaan keuangan daerah sekaligus penjabaran real atas paragrap-paragrap yang termaktup dalam SAP (Standar Akuntasi Pemerintahan) berdasarkan PP No. 24 Tahun 2005.

Software Yang sudah Kami Kembangkan
Software Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) yang digunakan untuk membantu dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 59 tahun 2007 atas perubahan dari  Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006
Software SIKD terdiri dari 4 modul aplikasi : Berdasarkan amanat Permendagri 13 tahun 2006 dan perubahannya Permendagri 59 tahun 2007, maka kami merancang

  1. Software Perencanaan dan Penganggaran
    Software ini dirancang dan berfungsi untuk membantu dalam penyusunan Anggaran berdasarkan Kebijakan Umum APBD(KUA) Perioritas dan Platfon Anggaran (PPA)  sampai dengan terbitnya DPA dan buku anggaran.
  2. Software  Pelaksanaan dan Penatausahaan
    Software ini dirancang dan berfungsi untuk memproses pengajuan Surat Permintaan Pembayaran(SPP) yang berdasarkan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) dan Surat Penyediaan Dana (SPD) hingga penerbitan Surat Perintah Membayar(SPM)
  3. Software Perbendaharaan Daerah
    Software ini di rancang dan berfungsi untuk memproses Surat Perintah Membayar(SPM) menjadi Surat Perintah Pencairan Dana(SP2D) berdasarkan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA)  dan Surat Penyediaan Dana (SPD)
  4. Software  Aplikasi Akuntansi dan Pelaporan
    Software ini di rancang dan berfungsi untuk mendata transaksi penerimaan dan pengeluaran serta  transaksi selain kas hingga terbentuknya jurnal-jurnal yang berkaitan dengan input dokumen,sampai dengan otomatis posting ke buku besar sehingga terbentuk laporan keuangan berupa, laporan neraca,Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Arus Kas serta laporan-laporan pendukung sebagaimana yang  tersebut dalam Permendagri Nomor  59 tahun 2007 dan berdasarkan SAP Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2005

Pengalaman Imlementasi
Kami telah bekerjasama dengan beberapa Daerah dalam implementasi software SIKD, diantaranya adalah :

  1. Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (SIKD 2007-2008)
  2. Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Wonogiri (Akuntansi dan Pelaporan 2007-2008)
  3. Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo (Akuntansi dan Pelaporan 2007-2008)

Strategi Pengembangan

Berdasarkan pengalaman implementasi di beberapa daerah,  kebanyakan faktor kegagalan kegiatan pengadaan sistem informasi disebabkan karena pengembang sistem cenderung hanya mengejar terpenuhinya RKS agar proyek dapat segera dicairkan dengan RKS yang super lengkap dan dokumentasi tebal yang terkesan pekerjaan berjalan dengan baik. Satu faktor yang sering tertinggal adalah, seberapa sesui sistem dijalankan oleh SDM-SDM yang tersedia dengan berbagai latar belakang yang umumnya PNS belum familiar menggunakan perangkat komputasi. Untuk mengatasi hal ini maka langkah-langkah yang kami lakukan adalah :

  1. Mempelajari ruang lingkup pengembangan sistem informasi.
  2. Mempelajari kesiapan SDM-SDM yang nantinya akan menggunakan sistem informasi bersangkutan.
  3. Memecah sistem informasi menjadi bagian-bagian yang terpisah tapi saling terintegrasi agar titik-titik pekerjaan tidak saling kebergantungan sehingga kegagalan di satu titik tidak mengganggu pekerjaan di titik yang lain.
  4. Bersama dengan pemda membuat rancangan pengembangan sistem step by step dari titik pekerjaan yang paling krusial (penting) sampai pekerjaan-pekerjaan kecil yang bersifat rekursif (berulang- diotomasikan) sehingga tercapaianya sistem otomasi pengelolaan manajemen daerah yang saling terintegrasi, cepat, tepat dan memberi kemudahan dalam menyelesaiakan pekerjaan-pekerjaan pada level staff dan kemudahan pelaporan dan pengendalian di level managemen (level pimpinan).

Step by Step Pengembangan

Lingkup manajemen pengelolaan keuangan daerah, berdasarkan analisa sepanjang tahun 2007 yang lalu, kami temukan hal mendasar agar pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan dengan baik, mudah dan akuntable siap audit baik oleh Bawas (internal), BPKP maupun BPK. Maka yang dibutuhkan oleh daerah adalah :

  1. Sistem Akuntansi Keuangan Daerah
  2. Sistem Perencanaan dan Penganggaran (RKA SKPD dan Manajemen KAS daerah)

Sistem Akuntansi Keuangan Daerah

Sistem ini adalah yang paling krusial pada pemerintah daerah dimana terlalu banyak kepentingan dan sorotan baik media, bawasda, auditor pemerintah (BPKP, BPK maupun KPK) dan DPRD. Sedemikan ketatnya pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah ini maka pengadaan sistem ini mustinya yang paling utama dan pertama diadakan oleh pemerintah daerah.

Gambaran Aplikasi yang Kami Kembangkan :

Sistem Informasi Akuntaksi ini dibangun berdasarkan metode transaksional untuk menjawab kendala umum pemerintah daerah bahwa kebanyakan penanggungjawab pengelola keuangan daerah (tenaga akunting) tidak memiliki background akuntansi.
Metode transaksional adalah metode jurnal otomatis dimana seluruh inputing data transaksi diinputkan sebagaimana dokumen fisik transaksi yang mereka terima, tidak berdasarkan debet kredit yang membuat pengelola keuangan harus berfikir terlebih dahulu sebelum melakukan jurnal transaksi. Hal ini penting karena bagaimana seorang akunting ketika menerima data transaksi harus berfikir terlebih dahulu transaksi ini jurnalnya apa akan memakan waktu dan menguras fikiran, rasanya tidak efektif menimbang satu transaksi pada dokumen pemerintah daerah berdasarkan PP No. 24 Tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintah satu transaksi rata-rata menghasilkan lebih dari satu jurnal transaksi.
Dengan metode transaksional, staff akunting akan hanya menginputkan dokumen transaksi / bukti kas masuk dan kas keluar sama persis dengan dokumennya (dengan menyembunyikan kaidah debet kredit), maka seluruh laporan yang berkenaan dengan keuangan daerah seperti neraca,  laporan realisasi anggaran, laporan jurnal, laporan buku besar dan lain-lain telah terbentuk secara otomatis.
Diharapkan dengan metode tersebut, pejabat pengelola keuangan daerah tidak lagi di pusingkan dengan pekerjaan-pekerjaan rekap dokumen dan penjurnalan, lebih dari itu fungsi pejabat pengelolaan keuangan daerah adalah fungsi pengendalian dan fungsi strategis pengambilan keputusan terhadap target-target pencapaian kinerja pemerintah daerah.

Sistem Informasi Perencanaan dan Penganggaran

Sistem ini merupakan step awal pada pengelolaan keuangan daerah.  Sistem ini penting kiranya untuk mengawal perencanaan dan penganggaran keuangan daerah dapat berjalan tepat waktu, tepat nilai dan tepat sasaran. Kesalahan-kesalahan yang terjadi pada step ini akan menjadi kendala pada tingkat selanjutnya seperti penatausahaan tidak dapat mencairkan keuangan jika penganggarannya kurang baik. Akan lebih parah di bagian akuntansi dan pelaporan dimana salah satu tugas utama akunting adalah laporan realisasi anggaran dan pengelolaan kekayaan daerah.

Gambaran Sistem Perencanaan dan Penganggaran

Sebenarnya sistem ini adalah yang paling mudah pada step-step pengelolaan keuangan daerah, hanya persoalan yang kerap terjadi adalah penggunaan sistem manual (menggunakan excel) dimana seluruh master data diinput manual sehingga menyebabkan banyak duplikasi rekening, kesalahan pengkodean dan kesulitan rekapitulasi untuk bahan membuat perda (peraturan daerah) dan peraturan kepala daerah (peraturan bupati / gubernur).
Sistem yang kami bangun berkenaan dengan perencanaan dan penganggaran adalah :

  1. Seluruh rekening master seperti rekening pendapatan, rekening belanja dan rekening pembiayaan telah disediakan oleh sistem sesuai dengan peraturan daerah bersangkutan.
  2. Seluruh rekening dan data program kegiatan disediakan oleh sistem sesuai dengan peraturan daerah bersangkutan.
  3. KUA dan PPA dapat dibuat menggunakan sistem ini atau diotomasikan tersedia dari sumber dokumen-dokumen KUA / PPA yang telah ada.
  4. SKPD hanya menyusun RKA (tidak membuat RKA) karena seluruh rekening, KUA dan PPA telah tersedia di program.
  5. SKPKD / PPKD akan menerima data RKA masing-masing dinas dalam bentuk data elektronik agar dapat dikonsolidasikan otomatis.

Hasil konsolidasi data yang dilakukan di tingkat PPKD akan mengeluarkan seluruh reporting yang diperlukan untuk memenuhi dokumen penganggaran, buku penjabaran, rekapitulasi-rekapitulasi penganggaran, manajemen kas (DPA dan reporting triwulan untuk pengendalian kas daerah).  Serta menghasilkan seluruh reporting yang dibutuhkan untuk memenuhi peraturan daerah (perda) dan peraturan kepala daerah (perbub / pergub).

Rasio Kegagalan dan Keberhasilan

Rasio kegagalan besar terjadi jika pengembangan sistem informasi dibatasi oleh RKS dan pencairan dana, bukan berdasarkan mobilitas kebijakan daerah. Sebab sistem informasi adalah pengejawantahan dari perundang-undangan dan peraturan-peraturan yang kapan saja bisa berubah.
Rasio keberhasilan besar terjadi jika pengembangan sistem tidak terlalu terbatas oleh RKS melainkan mampu mengawal seluruh kebijakan pemerintah baik pusat maupun daerah sehingga sistem dapat kapan saja minta diubah, di customize sesuai dengan perkembangan-perkembangan yang terjadi tanpa embel-embel penambahan biaya pengembangan pada periode anggaran bersangkutan.

Penutup

Tidak ada kata gagal dalam perwujudan implementasi sistem informasi dan komputasi. Sebab esensi dari pengembangan sistem informasi bukanlah sekedar rupiah, tapi P R E S T A S I. Karenanya kita musti bersemboyan “Keberhasilan adalah sebuah resiko” .

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Perundang-undangan

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

SIKUMDANG-CAPTURE

SIKUMDANG-CAPTURE

  • Menggunakan program web-based (bisa online untuk internet)
  • Berisi Data Base Peraturan Tingkat Pusat dari Tahun 1945 – sekarang, terdiri:
  1. Undang – Undang (UU)
  2. Peraturan Pengganti Undang – Undang (PERPU)
  3. Peraturan Pemerintah (PP)
  4. Peraturan Presiden (PERPRES)
  5. Keputusan Presiden (KEPPRES)
  6. Instruksi Presiden (Inpres)
  7. Penetapan Presiden (PENPRES)
  8. Keputusan Menteri (sesuai entrydata)
  9. Peraturan Daerah (sesuai entrydata)
  10. Surat Edaran (sesuai entrydata)
  11. dan lain-lain kebutuhan (sesuai entrydata)
  • Sirandang dapat di-entry peraturan baru sesuai dengan kebutuhan
  • Sirandang dapat online/LAN melalui jaringan kabel/wireless
  • Sirandang dapat mengadakan polling (jajak pendapat)
  • Sirandang dapat diisi berita-berita/ kegiatan instansi
  • Sirandang dapat diisi kebijakan Pimpinan instansi
  • Sirandang dapat diisi kliping surat kabar
  • Sirandang dapat juga diisi galery foto pegawai, kegiatan, dan lain-lain dokumentasi foto lainnya

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Tata Usaha / Kearsipan

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

SITU-CAPTURE

SITU-CAPTURE

  • SITU menggunakan program web-based ( bisa online untuk internet)
  • SITU dapat online/LAN melalui jaringan kabel/wireless
  • SITU menghapus konsep tata usaha konvensial menuju paperlist, karena Situ dibangun secara online seperti sistem laporan sehingga petugas tata usaha dapat mengetahui jumlah surat masuk dan keluar hanya perlu login petugas (secara online) dengan menggunakan password pribadi dengan keamanan yang berlapis, selain itu SITU menyediakan fasilitas untuk menyimpan data-data secara elektronik apabila terdapat kehilangan surat dapat dilacak kembali keberadaannya dan print ulang.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Perpustakaan

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

SIPUS-CAPTURE

SIPUS-CAPTURE

  • SIPUS menggunakan program web-based ( bisa online untuk internet);
  • SIPUS dapat online/LAN melalui jaringan kabel/wireless;
  • SIPUS menghapus konsep perpustakaan konvensial, karena sipus dibangun secara online seperti sistem peminjaman dan pemesanan sehingga anggota perpustakaan tidak perlu datang ke tempat perpustakaan, namun hanya perlu login anggota (secara online) dengan menggunakan password pribadi, selain itu sipus menyediakan fasilitas untuk menyimpan data-data secara elektronik serta sistem kataloqisasi referensi buku-buku perpustakaan.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »

Sistem Informasi Perlengkapan / Inventory

Ditulis oleh naililaktual di/pada Mei 27, 2009

SIKAP-CAPTURE

SIKAP-CAPTURE

  • SIKAP menggunakan program web-based ( bisa online untuk internet);
  • SIKAP dapat online/LAN melalui jaringan kabel/wireless;
  • SIKAP dapat membantu meningkatkan kinerja manajemen dalam hal mengelola seluruh barang inventaris yang ada di Instansi.
  • SIKAP dirancang sedemikian rupa sehingga proses dalam penerimaan barang dan pengeluaran barang akan berjalan secara teratur. Misalkan jika salah satu barang yang telah rusak atau di pinjam maka system akan secara otomatis akan berkurang dari database inventaris barang.

Ditulis dalam Software | Bertanda: , , | Leave a Comment »